Pemandian Air Panas Parangwedang, Bantul

Pemandian Air Panas Parangwedang, Bantul

Pertemuan dua lempeng itu juga mengakibatkan timbulnya mata air panas di Parangwedang, tak jauh dari Parangkusumo. Air dari mata air Parangwedang hangat dan konsentrasi kimianya tinggi. Penyebabnya karena ada patahan di daerah ini dan air tanah dalam yang berasal dari pegunungan di sebelah timur mengalir lewat sesar tersebut dan mendapat panas bumi.

Gambar  Tiga mataair panas di Parangwedang

Reliefnya tidak jauh beda dengan Parangkusumo yaitu datar. Tanahnya pasiran dengan tekstur kasar. Kedalaman airtanahnya sekitar 4-5 meter. Pemandian air panas Parangwedang ini dibangun pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono VI . Pada mulanya tempat pemunculan air panas ini adalah persawahan milik penduduk yang ketika ditanami padi ternyata tidak tumbuh. Kemudian oleh warga ditemukan air panas yang keluar dari bumi dan dilaporkan kepada pemerintah. Pemandian air panas ini memiliki tiga mataair yang memiliki kedalaman sekitar 10 meter. Pada saat terjadi gempa tahun 2006 bangunan pemandian ini hancur dan sekarang sudah dibangun dengan kondisi yang baru. Melihat kondisi airnya yang agak kotor terlihat bahwa tempat ini kurang mendapat perhatian dari masyarakat sekitar karena tidak dilakukan pembersihan. Air panas yang keluar dari bumi ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit tetapi hal ini menurut saya kurang pas karena tidak adanya bau belerang yang berfungsi sebagai indikasi untuk menyembuhkan penyakit kulit jadi kalau untuk menyembuhkan penyakit kulit sepertinya bukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: