Apa pengaruh lapisan inversi terhadap pencemaran udara ?

  1. Apa pengaruh lapisan inversi terhadap pencemaran udara ?

Pencemaran udara dapat dikatakan sebagai kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak property atau keadaana dimana masuknya zat-zat beracun ke dalam atmosfer yang sangat merugikan dan berbahaya bagi kehidupan manusia atau hewan, merusak harta milik dan tanaman.

Udara bermuatan asap yang bergerak naik juga bisa terhenti karena adanya “katub” atau lapisan inversi yang memiliki suhu lebih tinggi. Lapisan inversi terjadi karena udara panas berada di atas udara dingin dan membentuk kabut yang akhirnya bercampur dengan asap. Apabila lapisan inversi tipis, asap masih dapat menembus dan terus bergerak naik. Seperti halnya ketinggian lapisan pembauran, di mana suhu dan tekanan udara yang bergerak telah lama dengan udara di sekelilingnya, ketinggian lapisan inversi juga sangat menentukan kualitas kabut-asap di udara.

Kondisi udara pada umumnya mengalami turbulensi karena adanya gerakan-gerakan udara (angin), namun pada saatnya terjadi pula stabilitas atmosfer. Udara dalam kondisi stabil akan mengakibatkan stagnasi dan akumulasi asap apabila terjadi kebakaran, apalagi kebakaran bahan-bahan organis yang masih agak basah seperti halnya biomassa yang berasal dari hutan, kebun, atau usaha budidaya pertanian lainnya. Massa udara yang mengandung kabut-asap akan tetap terkumpul dekat permukaan bumi dan tidak dapat bergerak lebih tinggi karena tidak terjadi gerakan udara vertikal.

Sebaliknya, udara yang bergerak ke atas saat terjadi turbulensi dalam keadaan atmosfer tidak stabil akan dapat membawa dan menyebarkan asap ke udara bebas. Gejala ini sering ditandai dengan adanya awan kumulus. Secara vertikal, kabut dapat dibedakan dari awan, yang juga merupakan akumulasi uap air di udara, karena posisinya yang lebih dekat dengan permukaan bumi

Tingkat polusi gas rumah kaca yang tinggi di suatu kawasan dapat mengganggu suhu di lapisan atmosfer hingga menimbulkan fenomena inversi, yaitu terjadinya kenaikan suhu di lapisan atmosfer atas karena penumpukan gasrumah kaca(GRK) tersebut,terutama CO2. Lapisan inversi dalam lingkungan atmosfer yang tercemar biasanya terjadi pada sore hingga malam hari.

Namun, pada pagi hingga siang hari, dengan adanya penyinaran matahari yang menyebabkan penguapan air, maka konsentrasi gas rumah kaca akan berkurang hingga inversi hilang. Inversi bisa muncul kembali setiap hari bila pola pencemaran terus berlanjut dan kondisi cuaca secara umum mendukungnya

Contoh dari pencemaran udara antara lain terdapat di cekungan Los Angles, di daerah sini dispersi vertical pencemar dibatasi oleh lapisan inversi dispersi lateral dibatasi oleh gunung-gunung tinggi ke arah utara dan timur. Contoh lain didaerah lembah meuse Belgia tahun 19930 dan di Sonora Pensylvania tahun 1948 serta London tahun 1952. Dari contoh daerah-daerah diatas pencemaran udara disebabkan oleh asap belerang dioksida fluor dan bahan bahan yang lain. Besar skala pencemaran udara disebabkan oleh factor-faktor antara lain :

1. FAKTOR ANGIN, factor ini menyebabkan seberapa luaskan dan seberapa cepat pencemaran ini menyebar ke dalam lingkunganan. Angin yang bergolak kuat menyebabkan konsentrasi pencemar menjadi encer, sedangkan angin reda bergolaknya lemah menyebabkan konsentrasi pencemar menjadi pekat.

2. TINGGI CAMPURAN, gaya apung termal menetukan ketebalan lapisan campuran konvektif. Jika suatu paket udara dipanasi oleh radiasi matahari pada permukaan bumi, maka suhunya lebih panas dari lingkungan .

3. STABILITAS ATMOSFER, untuk kebutuhan penelitian dan rekayasa dapat dikatakan dengan pengamatan meteorology permukaan.

4. JENIS KEPULAN ASAP

5. JENIS SUMBER PENCEMAR

6. GRADIEN SUHU VERTIKAL, inversi berbahaya menurut LEBEDENSKY adalah jika, inversi suhu permukaan sekurang-kurangnya 300 meter, yang kedua apabila inversi suhu atas dengan ketinggian tidak lebih dari 1.000 meter.

7. TINGGI CAMPURAN

8. CURAH HUJAN

9. KABUT

10. RADIASI MATAHARI, parameter ini digunakan sebagai pembanding radiasi didaerah yang tercemar dan di daerah yang bersih

Thermal inversion (=pembalikan suhu) merupakan masalah khusus bagi kotakota dengan iklim panas dan dingin. Dalam keadaan penyebaran normal, gas-gas pencemar yang panas akan timbul disaat mereka datang dan kontak dengan masa udara yang dingin, pada ketinggian yang lebih tinggi.

http://www.geography.bukakartu.com/?p=10

http://geo.ugm.ac.id/archives/69

http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0306/29/Fokus/395705.htm

http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0306/29/Fokus/398729.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: