Danau Doline Saptosari, Gunung Kidul

Danau doline Saptosari, Gunung Kidul

Danau doline ini merupakan cekungan pada bentanglahan karst yang  terbentuk akibat adanya depresi karena terjadinya penyumbatan pada ponor oleh material sedimen.. Cekungan ini biasanya merupakan gabungan dari doline-doline yang mengalami erosi lateral sehingga terbenntuk cekungan yang lebih luas. Terjadinya penyumbatan ponor atau tempat lolosnya air diakibatkan oleh adanya material hasil erosi didaerah sekitar dan terakumulasi di titik yang rendah seperti cekungan yaitu doline kemudian ketika hujan, air yang jatuh kepermukaan  akan tertahan dipermukaan ( tidak meresap kebawah ) sehingga terbentuk genangan.

Batuan disini di dominasi oleh batugamping sehingga proses geomorfologi yang terjadi adalah adanya erosi dan sedimentasi hasil pelapukan dari batugamping. Tanahnya merupakan tanah terrarossa atau mediteran yang berwarna merah bertekstur lempung debuandan PH rendah yang dimanfaatkan untuk budidaya ketela.

Gambar . Fenomena danau doline dan pemanfaatannya

Seperti tampak pada gambar kondisi hidrologinya adalah dijumpainya air permukaan berupa danau yang debitnya cukup besar dimana intensitas pasang surutnya tergantung pada intensitas hujan. Air ini biasanya oleh warga dimanfaatkan untuk mandi mencuci, sumber air untuk ternak dan untuk empat memancing. Kalau airtanahnya diperkirakan tersimpan dalam sungai bawah tanah yaitu air melalui ponor akan langsung masuk pada sistem sungai bawah tanah. Ekosistem bentanglahan terumbu karang yang dominan di pantai selatan Gunung Kidul. Adapun flora yang banyak terdapat di daerah ini adalah jati, akasia, dan ketela, sedangkan faunanya adalah ikan.

Daerah ini termasuk dalam kategori desa dengan usaha rata-rata penduduk adalah pertanian lahan kering seperti palawija. Sebenarnya jika dilakukan pengelolaan dengan melihat potensinya maka kawasan ini dapat dikembangkan wisata untuk daerah karst yaitu sebagai wisata pemancingan karena sangat jarang sekali doline dan memungkinkan untuk menarik para wisatawan.  Jumlah penduduk relative kecil dan didominasi oleh penduduk usia tua dan anak-anak karena para pemudanya banyak yang bermigrasi kekota untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Hal ini tentu saja akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan daerah namun daerah ini lebih baik jika dibanding dengan di Panggang.

Pola permukiman cenderung mengelompok dengan jarak antara satu rumah dengan yang lain agak jarang dengan ciri bangunan ada yang permanen ada juga yang non permanen dan kulitas yang belum cukup baik. Mata pencaharian adalah sebagai peladang dengan pendapatan yang tidak telalu tinggi, namun daerah ini berpotensi untuk pengembangan ekonomi terpadu. Kondisi pendidikannya juga cukup tinggi yaitu ada sarjana dari strata 1 sampai strata 3 yang berasal dari daerah ini. Selain itu tradisi kearifan local untuk tujuan koservasi seperti untuk mencegah penebangan pohon maka disekeliling pohon ditaburi dengan beras kuning dan diberi sesajen. Daerah ini merupakan kawasan budidaya yang penggunaan lahannya untuk permukiman dan pertanian tanaman semusim.

Permasalahan mungkin dapat muncul pada bentuklahan ini cukup banyak yaitu permasalahan pengambilan kayu jati untuk pemanfaatan ekonomi yang kan menyebabkan pendangkalan dolin sehingga perlu pengendalian konservasi secara insitu, pencemaran air danau oleh limbahh dari detergen, sabun dari warga sekitar dan adannya akumulasi pupuk hasil dari pertanian yang tidak terurai yang akan menurunkan kualitas air. Hal ini tentu perlu perhatian dari pemerintah untuk pengelolaan yang berwawasan lingkungan. Dampak lain yang dapat terjadi masyarakat karena kualitas air yang menurun adalah terganggunya masalah kesehatan karena kandungan detergen dan pupuk yang terlarut tidak dapat kelura dari system. Hal ini disebabkan karena danau dolin merupakan system tertutup dimana air yang masuk tidak dapat keluar.

About these ads

2 Responses

  1. sipp…sippp…sesuk prei…do ngupdate blog kabeh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: